Close

Gaya Hidup

ketika anda tidak memiliki perhitungan dan mempergunakan semua pemasukan anda untuk memanjakan KEINGINAN dan gaya hidup anda sehingga anda tidak bisa memenuhi apa yang menjadi KEBUTUHAN anda saat ini maupun di kemudian hari

58C2E4EE-E1E1-4483-A6E8-D6B9651F9483Gambar ini saya jepret di Orchard Road, Singapore. Terlihat seorang pekerja wanita berjalan di sepanjang jalan orchard road dan membawa beberapa tas yang berisi belanjaan di tangan kanan, tangan kiri, dan terlihat sebuah tas pula tergantung di leher, wanita ini berjalan sambil menggenggam sebuah handphone sembari berbicara dengan temannya menggunakan sebuah headset

Wow, satu kata ketika saya mendapatkan foto ini, GAYA HIDUP / LIFE STYLE

Kehidupan bisa berubah sedemikian drastisnya jika anda mampu memiliki atau membeli apapun yang anda inginkan dengan uang anda.

Mungkin di waktu lalu kehidupan anda terbatas, dan ketika anda mulai bekerja serta mendapatkan cukup pemasukan maka anda bisa belanja apa yang anda inginkan mulai dari baju, makanan, perangkat digital dan lain lain.

Perlu diingat memang benar bahwa Tidak ada satupun orang didunia ini yang bisa melarang anda untuk mempergunakan uang anda sendiri untuk memanjakan gaya hidup anda.

Yang perlu diingat adalah semua harus memiliki perhitungan :  “seberapa banyak pemasukan yang anda dapatkan, seberapa banyak yang anda simpan sebagai tabungan anda dan seberapa banyak yang anda pakai untuk memanjakan gaya hidup anda, dan yang paling penting anda harus bisa membedakan mana yang menjadi kebutuhan dan keinginan anda”.

KEBUTUHAN adalah sesuatu yang sangat penting dan menyangkut kehidupan anda dan sekitar anda sehingga harus dipenuhi, contoh : Nasi, susu dan kebutuhan lain bagi anak, uang untuk sekolah atau kuliah dan beberapa hal penting lainnya.

KEINGINAN adalah sesuatu yang tidak menimbulkan dampak terlalu vital jika tidak terpenuhi,  contoh tas mewah, mobil mewah, handphone mewah, perhiasan dan lain lain

Yang paling bahaya adalah ketika anda tidak memiliki perhitungan dan mempergunakan semua pemasukan anda untuk memanjakan KEINGINAN dan gaya hidup anda  sehingga anda tidak bisa memenuhi apa yang menjadi KEBUTUHAN anda saat ini maupun di kemudian hari : )

 

 

 

 

Kasih seorang Ibu

Seorang ibu yang telah melahirkan kita dengan susah payah rela melakukan apapun termasuk mengorbankan kepentingan dan kesenangan diri sendiri demi kenyamanan dari anaknya.

BE441AEA-1CF4-4ADF-96C9-4728B6C38D5DGambar ini saya dapatkan di kota Yogyakarta, tepatnya di jalan Malioboro dan dijepret dengan kamera mirrorless Canon M6

Menariknya dari potret ini adalah sang ibu sedang menggendong sang anak di belakang, biasanya dikenal dengan “gendong jamu”, mungkin sang anak capai setelah berjalan di sepanjang jalan malioboro

Terlihat muka sang ibu yang lelah tapi rela mengorbankan dirinya yang mungkin juga kecapaian agar sang anak tidak capai dan tetap bisa menikmati indahnya perjalanan di malioboro.

Itulah pengorbanan seorang IBU.

Seorang ibu yang telah melahirkan kita dengan susah payah rela melakukan apapun termasuk mengorbankan kepentingan dan kesenangan diri sendiri demi kenyamanan dari anaknya.

Jika saat ini kita sudah bekerja dan tidak tinggal dengan ibu kita maka hendaklah kita sebagai anak membalas budi kebaikan ibu kita yang sudah susah payah membesarkan kita, kadang hal-hal kecil bisa kita lakukan seperti ucapan selamat hari ibu, ucapan selamat dan hadiah sederhana untuk ulang tahun sang ibu dan beberapa kebaikan kecil lainnya sudah cukup dapat membuat hati seorang ibu gembira.

“Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah”

Mungkin kebaikan kita tidak akan pernah bisa membalas pengorbanan ibu bagi setiap  kita, yang bisa kita lakukan hanyalah berdoa dan berdoa kepada TUHAN agar setiap ibu kita bisa memiliki tubuh yang sehat dan hidup berbahagia sepanjang masa…Amiin

 

Happiness is simple

Kebahagiaan tenyata tidak hanya didapat dari materi dan fasilitas yang berlimpah, kebahagiaan adalah ketika satu keluarga dapat berkumpul bersama walau dalam kekurangan.
(Happines not only talk about having lot of money and glamour facility but as we seen in this family, happines is when they can get together even they have nothing)

9720826A-2894-49BA-9676-935E74E2D14B

Trenyuh melihat gambar ini, seorang ayah yang mungkin berprofesi sebagai pemulung beserta sang ibu dan dua anaknya, terlihat sang ibu sedang memperhatikan kegiatan anaknya yang mungkin sedang menulis / menggambar dan membaca buku, entahlah apakah kedua adik tersebut sudah menempuh pendidikan atau belum. (Homeless family view)

Walaupun kehidupan mereka dalam kekurangan tetapi mereka sudah dapat merasa berbahagia dengan dapat berkumpul bersama.
(They have nothing but they can feel happy because they can get together)

Kebahagiaan tenyata tidak hanya didapat dari materi dan fasilitas yang berlimpah, bagi bapak, ibu serta kedua anaknya ini kebahagiaan adalah ketika mereka dapat berkumpul bersama.
(Happines not only talk about having lot of money and glamour facility but as we seen in this family, happines is when they can get together)

Photo By : Andre Kohardinata
Email : andrekohar78@gmail.com
Camera : Canon Powershoot G9X 

 

Potret ibu pemikul kayu

Selalu bersyukur atas kehidupan yang Tuhan sudah berikan kepada kita, bersyukur jika kita masih diijinkan oleh Tuhan untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi, pekerjaan yang layak, fasilitas yang memadai, dan dapat menafkahi dan memberikan kenyamanan bagi keluarga kita dengan jalan yang lebih mudah

470F4CC4-82F0-43B7-97E1-9B62D59B3185Saya bertemu dengan kedua ibu ini di perjalanan balik dari puncak becici bantul menuju kota yogyakarta

Teriknya sinar matahari tidak membuat patah semangat kedua ibu ini untuk membawa kayu kayu di punggung mereka dengan berjalan kaki, medan yang berat dan menanjak ini pun tidak membuat mereka berdua mengeluh akan beratnya kehidupan yang sedang mereka jalani

Fokus mereka satu yaitu bagaimana bisa memberi kehidupan bagi mereka dan keluarga mereka tanpa melihat kehidupan orang lain, kehidupan sederhana di desa tidak membuat mereka merasa iri dengan kehidupan di kota, bahkan mereka tidak memiliki ambisi untuk hidup mewah di kota

Driver yang mengantar saya mengatakan bahwa makanan mayoritas mereka sehari hari adalah sayur sayuran sehingga sampai umur setua ini pun mereka sangat sehat dan kuat untuk memikul kayu dibawah teriknya matahari dan beratnya medan yang mereka tempuh.

Pelajaran bagi saya dan para pembaca blog ini untuk selalu bersyukur atas kehidupan yang Tuhan sudah berikan kepada kita, bersyukur jika kita masih diijinkan oleh Tuhan untuk mendapatkan pendidikan yang tinggi, pekerjaan yang layak, fasilitas yang memadai,  dan dapat menafkahi dan memberikan kenyamanan bagi keluarga kita dengan jalan yang lebih mudah dibanding kedua ibu ini.

Photo by : Andre Kohardinata
Email : andrekohar78@gmail.com
Camera : Canon Powershoot G9X  

 

Potret Ibu dan Anak

Hendaklah kita sebagai orang dewasa mampu bertindak dan bertingkah laku seperti orang dewasa dan menjadi teladan bagi anak anak kita. Kita sebagai orang dewasa harus mampu bertindak dengan pikiran yang jernih dan mampu membedakan mana yang baik dan buruk.

2B40013F-6930-4D9E-88C5-E19C5395368D.jpegGambar ibu dan anak ini dijepret disela perjalanan saya dari Jakarta menuju Cianjur, yang menarik perhatian dari gambar ini adalah sang ibu yang sedang menggandeng sang anak ini terlihat sangat asyik menikmati permen lolipop sementara sang anak bengong dengan ekspresi seolah olah hendak berkata “Lah kok orang dewasa makan lolipop, kan harusnya aku ma…”

Jika kita mau mengkoreksi diri seberapa banyak dari kita menemukan banyak orang dewasa seperti gambaran ibu diatas yang masih berpikir dan bertindak seperti anak kecil, seberapa banyak kita melihat orang dewasa yang saling berkelahi dan beradu fisik satu sama lain seperti anak kecil  hanya untuk memperdebatkan permasalahan kecil.

Anak saya yang masih TK saja sudah mampu membedakan yang baik dan buruk,  mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Hendaklah kita sebagai orang dewasa mampu bertindak dan bertingkah laku seperti orang dewasa dan menjadi teladan bagi anak anak kita. Hendaklah kita sebagai orang dewasa harus mampu bertindak dengan pikiran yang jernih, tidak terbawa emosi dan mampu membedakan mana yang baik dan buruk.

Photo By : Andre Kohardinata
Email : andrekohar78@gmail.com
Camera : Canon Photoshoot G9X

%d bloggers like this: